Selasa, 02 November 2010

MADA BINTAL SMKN 36

PEREGANGAN OTOT
INTRUKSI SEBELUM MELAUT

Ibukota berbalut asap

Bangun tidur pagi hari                                                                     
matahari masih belum tiba
pandangan gelap, pekat
dari suite room hotel
saya lihat banyak penduduk
yang berjalan tergesa
sambil hisap benda putih sembilan senti
yang ujungnya menyala merah
saya kenakan sepatu olah raga
saat saya turun ke lobby
driver saya terlihat bergegas menghampiri
setelah memasukkan benda putih ke tempat sampah
saat joging di sekitar hotel
banyak warga negara olah raga
sambil kepulkan asap dari mulut
dan menjepit benda putih di jarinya
diperjalanan kembali ke hotel
aktifitas penduduk kota mulai tampak
mereka bersepeda sambil menghisap benda putih
berkendara motor sambil hembuskan asap
bermobil sambil julurkan tangan menjepit benda bernikotin
banyak pedagang, penjaja barang yang mencandu itu
sambil nglepus lanjutkan kecanduannya
saat sarapan di resto hotel
sudut boleh menghisap tak pernah kosong kursinya
mereka sulut benda putih dan hisap sebelum makan
setelah makan mereka kembali saling hembuskan asap
saya menikmati suasana dari sudut resto
sendiri
membayangkan betapa makin banyak
fulus akan mengalir ke pundi saya
karena pecandu benda yang saya produksi
tak kan pernah berkurang
usaha mengatasi kecanduan sangat tak mudah
sementara dorongan mulai mengisap “benda mewah”
amat sangat menggoda,
menggempur dari segala sudut
lihatlah di pasar, jalan raya, stasiun, stadion,
sekitar tempat ibadah, TV, Radio, sekolah, hotel,
terminal, bandara, majalah, … dan masih banyak lagi
semua saya hiasi dengan promosi produk
siang ini
saya ada meeting dengan relasi
untuk set up investasi baru
membuka rumah sakit khusus paru dan jantung,
perdagangan alat kesehatan penyakit dalam,
serta pusat rehabiltasi kencanduan
perkenalkan
saya pemilik tujuh pabrik rokok
di negeri Pak Besut

sumber (dedidwitagama.wordpress.com)

Kebanggaanku

photo  
seorang kepala sekolah yang tak pernah berhenti berkarya.....
mempunyai banyak keahlian diantaranya :
Learning, Training, Motivating, Inspiring, Empowering People
Kepala SMK Negeri 36 - Teknologi Industri, Kelautan dan Teknik Komputer Jaringan. Nara Sumber, Trainer dan Motivator bidang pendidikan, Teknologi Informasi dan Komunikasi/TIK/ICT, pencegahan penyalahgunaan narkoba, leadership.
Ngeblog merupakan salah satu hobinya selain Photografi. Tentang kegiatan pelatihan, seminar atau training Saya silahkan kunjungi http://trainerkita.wordpress.com.
Fofo-foto nya di http://fotodedi.wordpress.com
Principal at SMK Negeri 36 Jakarta, Indonesia. Olso as Trainer and Motivator on Education, ICT, Drug Abuse Prevention, Leadership.
About My Training, please visit http://trainerkita.wordpress.com.
See my foto's at http://fotodedi.wordpress.com

Senin, 01 November 2010

Puisi Tentang Rasa

Puisi Tentang Rasa

Puisi Tentang Rasa. Sebuah puisi rasa sakit hati sedih, puisi curahan hati tentang rasa yang membuat tangis sedih dan luka.


*Rasa*

Ini tentang rasa,
ketika jingga menyapa
dan embun luruh di kedua kelopakku.

Ini tentang rasa,
saat redup langit membayang menyingkap cahaya.
Pada renyah tawamu lalu berganti muram.

Ini tentang rasa,
pun secuil getir dan air mata.
Ini tentang rasa,
tentang kebekuan yang menghangat,
meski waktu tak berpihak.

Jika rasa tak kunjung membuatmu merasa,
kubiarkan rasaku...
luruh melewati waktu.
Hingga tak kau kenali lagi siapa aku.

By : Irmasenja

Asa yang Hilang ..

Ketika malam-malam gelap mengganti senja..
Kuharap bayangmu juga sirna..
Biarkan perih hanya tersimpan,
Jeritan hati juga terendam dalam..

Saat relung hati terjejali janji,,
Semua mimpi terpatri kuat di memori,,
Selalu memiliki asa indah tuk dirangkai..
Bersama bayang-bayang cinta yang terus tersenyum,,
Untukku..

Kini tak ada lagi yang ku genggam..
Mimpi-mimpi itu tiba-tiba terbang..
Begitu juga asa yang sekejap saja hilang..
Pergi bersama bayang-bayang cinta..
Yang tersenyum puas melihatku terpuruk jatuh..

By : Yully Nurochmi

Minggu, 31 Oktober 2010

Motivasi Karyawan Yang Ingin Sukses Dalam Karir

motivasi karyawanMotivasi karyawan memegang peranan yang sangat penting jika si karyawan tersebut ingin sukses dalam karirnya. Namun sering kali, banyak hal-hal yang melemahkan motivasi kita saat bekerja. Bisa kondisi kerja, atasan, rekan kerja, masalah pribadi, masalah penghargaan dan sebagainya.
Banyak orang yang kalah dengan berbagai hal yang melemahkan motivasi tersebut. Akhirnya mereka bekerja dengan motivasi yang rendah, sehingga produktivitasnya rendah, dan ini jelas akan berpengaruh pada keberhasilannya dalam karir.

Motivasi Karyawan Dibutuhkan Perusahaan

Orang yang memperkerjakan Anda, tentu membutuhkan motivasi kerja Anda. Mereka tidak mau memiliki karyawan yang malas bekerja karena produktivitasnya akan rendah. Mereka tidak membutuhkan kehadiran Anda, mereka membutuhkan kontribusi Anda. Jadi jelas karyawan dengan motivasi tinggi dibutuhkan oleh perusahaan.
Dari sini, kita sudah bisa mengambil kesimpulan, jika ingin sukses bekerja, maka kita harus menjadi karyawan yang memiliki motivasi tinggi. Motivasi tinggi berkaitan dengan produktivitas, dan produktivitas berkaitan dengan kontribusi Anda. Inilah yang dibutuhkan oleh perusahaan dari karyawannya.

Motivasi Karyawan Tanggung Jawab Karyawan Sendiri

Yah, Anda sendiri yang bertanggung jawab atas motivasi Anda. Jika Anda mau sukses dalam karir, maka tingkatkan dan pertahankan motivasi tinggi Anda. Jika Anda malas atau memiliki motivasi rendah, maka Anda sendiri yang akan menanggung akibatnya.
“Tapi….”
Saya tahu, masih ada orang yang akan mengatakan “tapi”. Yah, saya tahu banyak hal yang bisa melemahkan motivasi kita. Rekan kerja, atasan, gaji, lingkungan, sampai masalah pribadi bisa melemahkan motivasi Anda. So, what gitu lho?
Semua orang akan mengalami hal yang sama. Jika Anda bisa terganggu oleh rekan kerja, maka orang lain pun sama. Jika orang lain merasa tertekan oleh atasan, maka orang lain pun sama. Itu masalah umum. Namun, pada kenyataannya, banyak orang yang bisa berhasil dalam karir meski banyak hal yang melemahkan motivasi mereka.
Jika Anda mau sukses dalam karir, sementara situasi kerja sangat merusak motivasi, justru ini kesempatan bagi Anda untuk menjadi karyawan yang berbeda dengan karyawan lain. Saat karyawan lain runtuh motivasinya, Anda muncul menjadi karyawan dengan motivasi tinggi. Anda akan menjadi pribadi yang berbeda, Anda akan memiliki poduktivitas berbeda, Anda akan menonjol, dan harapan untuk meraih karir yang lebih baik terbuka lebar.
Motivasi karyawan adalah tanggung jawab karyawan sendiri. Motivasi Anda adalah tanggung jawab Anda sendiri. Jadilah orang yang berbeda, memiliki motivasi tinggi, meski situasi tidak mendukung. Tunjukan kalau Anda hebat, kalau Anda berbeda dengan orang lain.
Memang, perusahaan sendiri memiliki tanggung jawab untuk memelihara motivasi karyawannya. Tapi itu urusan lain, Anda sebagai karyawan, fokuslah pada diri sendiri, bagaimana agar Anda sukses. Daripada sibuk mengeluhkan perusahaan yang tidak memperhatikan motivasi karyawan mereka, lebih baik Anda sibuk untuk membangkitkan dan mempertahankan motivasi Anda. Anda boleh usul dan memberikan masukan kepada perusahan. Tapi, jangan dijadikan alasan Anda loyo dalam bekerja.

Berubah Itu Langkah Demi Langkah

berubahBanyak orang yang ingin berubah. Namun dia merasakan begitu sulit berubah. Apa penyebabnya?
Anda pernah membaca artikel Bisakah Memakan Sepeda?
Saat pertanyaan ini diajukan kepada peserta pelatihan saya, jawabannya macam-macam. Banyak yang mengatakan tidak mungkin. Bagaimana bisa memakan sepeda? Mereka anggap saya hanya bercanda.
Padahal, orang yang memakan sepeda bukan fiktif bukan juga bercanda. Ini benar, adanya tercatat di Guiness Book of Record. Bahkan katanya, sudah terpecahkan oleh orang yang memakan Harley Davidson. Wow!
Bagaimana bisa? Inilah kuncinya. Ini adalah kunci yang bisa membuat perbedaan sangat mendasar. Pemahaman inilah yang menjadikan seseorang menjelma menjadi orang hebat atau tidak. Inilah rahasia berubah!

Rahasia Berubah Itu Langkah Demi Langkah

Orang bisa memakan sepeda, bahkan Harley Davidson, karena mereka memakannya secara bertahap. Pemakan sepeda memotong-motong sepedanya, bahkan dihancurkan, kemudian dimakan sedikit demi sedikit. Akhirnya dia bisa menghabiskan sepeda (masuk ke dalam perutnya) dalam waktu 3 bulan.
Lama? Iya, memang lama. Tetapi berhasil. Jika sepeda hanya pelototi saja. Jika kita hanya memikirkan bagaimana cara makan sepeda sekaligus, kita bisa menyerah. Langsung saja kita mengatakan: “Mustahil!”
Begitu juga dalam berubah. Jika Anda ingin menjadi seseorang yang lebih baik, mulailah berubah. Langkah demi langkah, jangan berpikir sekaligus. Saat kita berpikir bahwa kita harus berubah sekaligus, meski mulut tidak berucap, pikiran bawah sadar kita akan mengatakan itu mustahil. Apa akibatnya? Dia tidak mengambil langkah untuk berubah.
Bagaimana kita bisa menghafal Al Quran? Bukankah banyak sekali? Para penghafal Al Quran menghafal ayat demi ayat, bahkan bisa jadi satu ayat pun di potong-potong dulu agar mudah menghafalnya.
Berubah itu selangkah demi selangkah. Sama seperti Anda makan, sesuap demi sesuap.

Berubah Sedikit Tetapi Kontinyu

Sepotong demi sepotong, sepeda pun habis dimakan. Selangkah demi selangkah, para pelari marathon pun bisa melalui puluhan kilo meter. Putaran demi putaran ban mobil Anda, ratusan kilo meter pun bisa ditempuh.
Jangan anggap sepele perubahan yang kecil atau sedikit. Jika dilakukan secara kontinyu, akan membawa perubahan besar dalam hidup Anda. Seorang trainer (Wiwoho) pernah mengatakan Kesuksesan besar adalah kasil dari kumpulan kesuksesan-kesuksesan kecil.
Rasulullah saw, dengan indah bersabda:
Amalan-amalan yang paling disukai Allah ialah yang lestari (langgeng atau berkesinambungan) meskipun sedikit. (HR. Bukhari)
Lakukanlah perubahan itu, meski pun kecil, sebab tidak ada yang kecil jika kita melakukan secara terus menerus, langkah demi langkah.
Siap-siap…. berubah!